Apa itu HPP?
HPP (Harga Pokok Penjualan) adalah total biaya untuk menghasilkan satu porsi atau satu unit produk sebelum Anda menambahkan laba. Untuk cafe dan restoran, HPP biasanya mencakup bahan baku, kemasan, porsi tenaga kerja, dan overhead yang dialokasikan per porsi.
Tanpa HPP yang jelas, harga jual mudah “asal naik” — lalu margin terkikis saat harga bahan naik atau ada waste.
Rumus HPP sederhana
HPP = biaya bahan + kemasan + tenaga kerja per porsi + overhead per porsi.
Contoh: kopi susu — biji/susu Rp5.000, cup & lid Rp1.000, tenaga Rp1.000, overhead Rp500 → HPP = Rp7.500. Jika target margin 50%, harga jual ≈ Rp15.000 (HPP ÷ (1 − 0,5)).
- Catat resep per menu, bukan “kira-kira” per hari.
- Pisahkan biaya tetap (sewa) dari biaya per porsi.
- Review HPP setiap kali harga supplier berubah.
Hitung otomatis, lalu kelola di kasir
Gunakan kalkulator HPP gratis di Kasirbos untuk uji angka cepat. Setelah harga final, masukkan produk dan harga jual ke aplikasi kasir agar penjualan, stok, dan laporan sinkron.
FAQ
Apakah sewa toko masuk HPP per porsi?+−
Sewa biasanya biaya tetap. Anda bisa mengalokasikan sebagian sebagai overhead per porsi (estimasi omzet), atau hitung terpisah lewat BEP.
HPP makanan beda dengan HPP toko retail?+−
Konsepnya sama: biaya untuk siap jual. Retail sering lebih sederhana (harga beli + ongkir + packing), F&B lebih banyak komponen resep.